Puri Mataram Jogja, Alternatif Wisata Murmer untuk Keluarga

Mentari belum lagi meninggi kala saya dan keluarga keluar rumah pagi itu. Seperti niat awal, kami sengaja bangun pagi trus jalan sebelum jam 6 buat acara nyarap on the street. Halah! Bukan, maksudnya cuma pengen nyarap di luar rumah biar dapet sensasi liburan yang gimana gitu. Niat awal pengen sarapan di Kopi Klotok akhirnya harus berakhir di Kopi Bukan Luwak sambil menikmati kabut tipis-tipis yang bikin udara dingin makin syahdu. Rasa lapar pun makin menggelora dan alhasil segelas kopi hitam, tempe garit yang renyah dan gurih plus sayur asem dan telur krispi mendarat manis di perut saya. Dan seperti bisa dipastikan, untuk momen-momen kayak gini, lupakan saja diyet. Dia jahappp, nggak usah ditemenin. LOL

Puas bersantap pagi di Kopi Bukan Luwak, kami meneruskan perjalanan menyusuri jalan-jalan seputar Kabupaten Sleman. Jujur, saya rada awkward gitu sama suasananya. Soalnya kami sekeluarga emang jarang keliling daerah sini. Paling banter ya cuma lewat seputaran jalan Kaliurang dan sekitarnya. Sekarang, kami kayaknya masuk di daerah pusat kota kabupatennya.

Jalanan belum terlalu ramai pagi itu. Mengingat itu masih dalam suasana lebaran, spertinya banyak orang yang berkutat di sekitaran rumah untuk lepas kangen sama keluarga. Kami aja yang kerajinan keluyuran di luar rumah cuma untuk nyarap hehe.



Mendekati alun-alun, kami mengarah ke sebuah tempat wisata untuk keluarga yang ada di seputaran jalan Magelang. Tadinya kami mau ke Kampung Flory, yang lokasinya enggak jauh dari Exotarium alias Mini Zoo yang pernah kami kunjungi dulu. Tapi ternyata sampe sana masih tutup sodarah!!! WEKWEW!! penonton kecewa berats deh.


Nggak mau putus asa, kamipun beralih ke sebuah tempat wisata lain yang ternyata nggak jauh dari situ dan berdasarkan rekomendasi warga, tempatnya cukup nyaman dan luar. Woke fix, kita ke sana.




Nggak butuh waktu lama, sekitar 10 menitan dari situ, kami sampe di Puri Mataram. Masuk dari gerbang kedatangan, kami disambut jalanan menurun tajam. Dari sini, terlihat danau buatan di tengah-tengah dengan beberapa saung dan rumah joglo yang dipenuhi pengunjung. Beruntung, parkiran yang disediakan cukup luas jadi kami bisa dapet tempat yang nyaman. Meski tetap aja panas.


Awalnya saya pikir harus beli tiket di sini, nyatanya enggak. Jadi ini semacam kantornya gitu. Kalo mau masukin proposal or something, you have to meet some people di sini.

Kita emang enggak dipungut biaya masuk di Puri Mataram. Hanya saja, untuk naik wahana yang disediakan ya harus bayar tiket sendiri-sendiri. Kalau cuma mau niat popotoan, di sini mah gratis, nggak usah mbayar. Paling kalau capek, ngeyup alias berteduh dan beli minuman ringan di kantin yang ada di seputaran danau.

Waktu kami ke sana, ada beberapa keluarga besar yang lagi halal bihalal sekaligus temu kangen di joglo yang menghadap ke danau. Oya di sini ada beberapa wahana yang bisa kita nikmati. Di antaranya becak air, sheep feeding, taman kelinci, dan taman kitiran (baling-baling).


Becak air 


Sempat berkeliling sebentar, saya akhirnya memutuskan untuk beli tiket becak air untuk papi dan anak-anak. Harganya nggak mahal, hanya 15 ribu per orang untuk 1 sesi selama 15 menit. Mayanlah untuk menghibur Kevin yang excited banget mau keliling danau.


Feeding the sheep dan Taman Kelinci di kejauhan


Setelah itu, kami coba lihat ke taman kelinci dan tempat memberi makan domba. Tapi karena Kevin enggak tahan bau (maaf) kotoran binatang, akhirnya aksi sama para hewan itu gagal. Hehehe.. sebagai gantinya, kami langsung cuss aja ke taman kitiran. Di sana ada banyak spot foto yang bisa kita pakai untuk ber-selfie dan wefie bareng keluarga.

Sayang seribu sayang, saya harus gigit jari karena hasil cekrek-cekrek kami yang bagus-bagus itu harus ilang karena kamera hape papi tetiba error dan kedelete nggak sengaja huhuhu huaaaaa!! Untung beberapa foto sempet saya save duluan. Hiks..

Dan inilah foto yang tersisa dari kepunahan itu.






Dan berikut tips untuk Mommies yang mau main ke Puri Mataram
1.Bawa pelindung tubuh 
Di sini cuacanya cukup panas, karena banyak area terbuka yang enggak terlindung dari pepohonan, terutama kalau kita popotoan di area Taman Kitiran. Topi, kacamata hitam atau sunblock akan sangat membantu. Oya di sini juga disediain caping, for free. Kalau mau, ambil aja nanti dikembaliin.




2.Bawa air minum secukupnya
Karena di sini kita akan cukup banyak jalan kaki, sebaiknya bawa air minum biar nggak dehidrasi.



3.Pakai pakaian yang nyaman
Sebaiknya pakai pakaian tipis aja ya, jangan pake jaket. Lebai juga keliatannya meski di sini rada panas. Hihi. Jangan pakai rok mini atau rok yang terlalu lebar biar nggak mengundang perhatian atau tertiup angin nakal yang bisa bikin kita malu sendiri nantinya.



4.Datanglah pagi-pagi atau menjelang sore
Untuk mengurangi panas matahari, sebaiknya datang pagi atau sore akan lebih baik. Kalau siang, panasnya akan terik banget.



5.Ambil foto sebanyak mungkin dan save dengan baik
Belajar dari pengalaman saya tadi, sebaiknya pastikan semua foto yang kita ambil tersimpan dengan aman, atau pindahkan ke penyimpanan online semacam dropbox atau google drive gitu biar nggak nyesek.

Nah, gimana, mayan kan jalan-jalan ke Puri Mataram ini? Murmer tapi instagramable. Cucok untuk narsis di medsos. Anak hepi, mamak hepi.



Salam


Puri Mataram Jogja, Alternatif Wisata Murmer untuk Keluarga Puri Mataram Jogja, Alternatif Wisata Murmer untuk Keluarga Reviewed by Bety Kristianto on July 02, 2019 Rating: 5

5 comments:

  1. Bersih NGgak mbak lingkungannya. Biasanya kan klo yang gretongan suka NGgak terawat, pengunjungnya juga suka vandal. Klo disini sih hehehe

    Ohhh Iya, itu deket NGgak dari stasiun? Pengen Ke jogja tapi yg deket2 stasiun aja Hehehe

    ReplyDelete
  2. Liburan murah meriah tapi tetep asyik ya. Tips terakhir sangat membantu nih. Thanks diingetin juga, karena kadang ada hal yang gak diduga-duga ya.

    ReplyDelete
  3. Noted. Jadi di sini cukup panas dan anginnya juga mayan ya. Thx tipsnya mbok buat bekal next kalo ke Jogja.

    ReplyDelete
  4. Bagus ya mbak tempatnya apalagi buat foto-foto. Nambah list tempat di Yogya deh jadinya buatku

    ReplyDelete
  5. Asyik juga ya kalau kayak gini..free masuknya, pas naik wahana baru mbayar..jadi kalau mau poto-poto atau cuma sekedar jalan bisa gratisan.
    Dan ini asyik tempatnya, oke juga spot fotonya..

    ReplyDelete

Halo, saya Bety. Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini. Yuk tinggalkan jejak di kolom komentar. 😊

Powered by Blogger.