Manfaat Menggunting untuk Anak

"Eh, jangaan!!"

Sebuah lengkingan keras membuat si kecil kaget dan akhirnya menangis kencang. Sang ibu yang nggak kalah kaget terlihat panik dan berusaha merebut benda tajam yang terlanjur berada di genggaman anaknya. Drama pun berlanjut dengan teriakan keras, tangisan melolong dan tantrum si kecil.



Hei... pernah nggak sih Mommies ngalamin drama di atas? Well, kalau mau jujur pasti banyak sih orangtua yang pernah ngalamin kejadian kayak gitu.

Benda tajam dan berbahaya memang nggak seharusnya menjadi mainan anak-anak, terutama balita.  Karena itu, orangtua harus memastikan benda-benda itu berada di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan anak-anak.

Tapi, seiring dengan usia dan kematangan anak, benda-benda tajam ini juga harus dikenalkan loh. Yaaa, mulai usia 3 tahunan, Mommies boleh mengeluarkan koleksi "senjata" ini dan mendampingi anak untuk mengenal gimana sih cara makeknya. Di usia ini, otot-otot tangannya sudah cukup kuat dan mampu memegang serta menggunakan gunting. Lagipula, nanti saat mereka udah sekolah, ia sudah terbiasa menggunakannya. Soalnya nanti kalau di TK, mereka akan mulai mengerjakan banyak prakarya yang membutuhkan acara gunting menggunting.

Tentu saja, Mommies harus mengenalkan gunting dan atau benda tajam lainnya secara bertahap dan berulang ya. Jangan terburu-buru, dan pastinya harus dilakukan dalam kondisi anak lagi fresh. Satu lagi, sesuaikan dengan kematangan masing-masing anak ya. Tiap anak memiliki tahap perkembangannya sendiri. Jadi nggak bisa disamain. Misalnya si A usia 3 tahun udah dikenalin sama gunting. Kok si B udah 4 tahun belum bisa pegang gunting sih?

Idealnya sih, di usia 5 tahunan, anak sudah bisa menggunting dan memotong kertas dengan baik, meski mungkin belum rapi. No worries, ya Moms. Semakin dewasa, anak akan menemukan.



Sst, tahu nggak Moms, ternyata aktivitas menggunting nggak hanya bermanfaat untuk memotong kertas dan bahan lainnya loh. Buat para balita unyu-unyu ituuh, menggunting juga sangat mendukung proses tumbuh kembangnya. Apa saja ya kira-kira?

  • Melatih motorik dan sensorik anak

Saat memegang gunting, otot-otot anak akan terlatih dan hal ini tentu saja mendukung perkembangan motoriknya. Selain itu, anak juga akan belajar menyentuh, mengenal dan menggunakannya.

  • Menumbuhkan kepercayaan diri

Meskipun di awal-awal hasil guntingannya masih akan berantakan, hal ini tetap saja akan meningkatkan kepercayaan diri anak saat berhasil memotong atau menggunting sesuatu.

  • Belajar mengontrol kekuatan
Aktivitas menggunting, membuat anak belajar bagaimana mengontrol kekuatan dan menggunakan gunting untuk memotong atau membentuk pola.

  • Mengenal berbagai macam bentuk dan warna
Saat berlatih memotong dan menggunting kertas warna, secara nggak langsung anak belajar juga mengenal warna dan beragam bentuk yang berbeda. Misalnya kita bisa mengajarkan anak untuk membentuk segitiga berwarna merah, segi empat berwarna kuning dan lain sebagainya.

  • Berlatih kesabaran

Sebenernya, semua aktivitas belajar anak bisa melatih kesabaran, termasuk menggnting. Mereka akan belajar untuk fokus, berhati-hati dan sabar sampai bentuk yang diinginkan berhasil digunting.

Nah, ternyata nggak melulu harus parno bin panik ya Moms saat si kecil berhadapan dengan benda tajam? Yang pasti kita harus mempersiapkan mereka untuk mengenal, menggunakan dan merasakan manfaatnya dengan benar. Jangan lupa, dampingi anak saat beraktivitas menggunakan gunting ini. Seiring dengan makin bertambahnya usia, sekitar 9-10 tahun, mereka akan cukup matang dan siap untuk menggunakannya sendiri. So, get ready for their new experience.

Happy parenting!

Manfaat Menggunting untuk Anak Manfaat Menggunting untuk Anak Reviewed by Bety Kristianto on January 15, 2020 Rating: 5

No comments:

Halo, saya Bety. Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini. Yuk tinggalkan jejak di kolom komentar. 😊

Powered by Blogger.